hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tentram.
tidak ada yang salah dengan statement di atas, menurut saya.
saya mengalami sendiri kekuatan kalimat itu beberapa hari yang lalu. masih teringat dengan gemetarnya jari ini saat mengcopy data, masih terbayang bagaimana kepanikan sebelum deadline itu tiba. ya.di hari itu. hari pengumpulan itu
sejenak setelah tugas dikumpulkan, dan masih panik apakah hasilnya diterima atau tidak, perlahan saya mengambil al-Qur’an dan membuka nya secara acak. bismillah
QS. Ibrahim 34.
“dan Dia telah memberikan kepadamu segala apa yang kamu mohonkan kepadaNya. dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menghitungnya. …”
bukankah kita telah berusaha semaksimal yang kita bisa ditambah dengan lantunan doa kepadaNya? maka yakinlah semuanya akan baik baik saja. ya. akan baik baik saja. karena dengan mengingat Allah hati menjadi tentram (muthmainnah) ^^



Yang ikut corat coret