Teruslah Berjalan

“Aku sudah melakukan kesalahan. Apa yang harus aku lakukan untuk menebusnya?” Demikianlah pengakuan seorang lelaki pada Sang Guru Sufi.

“Apakah kau merasa bodoh?” Tanya Guru Sufi

“Tidak, Guru. Tapi aku menyesal.”

“Lakukanlah kesalahan itu lagi.”

Si lelaki tersintak, bagaimana mungkin ia melakukan lagi kesalahan yang sudah sangat disesalinya?” Aku tidak mungkin melakukan kesalahan yang sama, Guru. Hanya orang bodoh yang melakukannya.”

“Apakah kau merasa bodoh?”

“Tidak, Guru. Tapi aku menyesali apa yang sudah aku lakukan.”

“Lakukan lagi kesalahan itu.” Kata Guru Suffi

“Kenapa aku harus melakukannya lagi?”

“Kau harus mengerti bahwa kau bodoh telah melakukan sesatu yang pada akhirnya akan kau sesali.”

Si lelaki terdiam. “Tetapi aku sudah terlanjur melakukannya, Guru. Aku tak mau melakukannya lagi.”

“Belajarlah. Jika kau belum mengerti, kau akan melakukan kesalahan lagi. Tetapi itu wajar. Sebab tak ada satupun manusia yang bisa berjalan tanpa terlebih dahulu terjatuh, bukan? Tetapi, teruslah berjalan. Kapanpun kau merasa pintar, kau akan terjatuh – melakukan kesalahan. Maka teruslah merasa bodoh, sebab kau akan terus belajar.”

Si lelaki terdiam

–pembaca pun menelan ludah, glek

“Jadi, apa yang harus aku lakukan sekarang, Guru?”

“Apakah kau merasa bodoh?”

“Ya, Guru.” Lelaki itu tertunduk lesu.

Guru Sufi tersenyum, “Berbahagialah, sebab Tuhan akan mengampuni kesalahan orang bodoh.”

Si lelaki tersenyum bahagia. “Apa yang harus aku lakukan untuk berterima kasih pada Tuhan, Guru?”

“Berjalan.”

 

Maka hiduplah dalam kenyataan : apa yang telah terjadi barangkali memang harus terjadi dan tak pernah ada manusia yang sanggup lolos dari hisapan lubang hitam kesalahan.  Teruslah berjalan : Sebab satu satunya cara untuk berusaha menjadi manusia yang lebih baik adalah dengan tidak berhenti mencobanya.

Dikutip dari buku “Perjalanan Rasa” – Fahd Djibran, halaman 31- 33

———————————————————————————————————–

biarkan yang telah berlalu tertinggal di belakang,  jangan terus disesali. Hidup lo di depan coy! Teruslah berjalan dengan pembelajaran baru.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s