poto pas aksi kemaren,, yang aksi anti pornograpi tea..
haha,,udah lama banget ya,, RUU nya aja udah sah..hue^^
poto pas aksi kemaren,, yang aksi anti pornograpi tea..
haha,,udah lama banget ya,, RUU nya aja udah sah..hue^^
saya udah bisa lah sikit” nyarios sunda,, hoho..
asiik pisan ngedengerin orang sunda susundaan,, kata”nya itu loo, lembut, enak di kuping, indah di mata, lezat di lidah (naon siih)
ini nih,,
dinten ieu abdi nyuhunkeun dihapunten kana samudaya kalepatan anu raheut kana manah, boh anu karaos atanapi anu teu karaos, kumargi anu namina jalmi mah seueur pisan lalaina. Haturnuhun ^^
yeyeye..
Hari ni, 8 Des 2008, idul adha!
minal aidin wal faidzin,,maaf lahir bathin ya.
kali pertama idul adha gak bareng ortu, iya, pertama kali di negeri orang (halah). Aq gak pulang ke Medan, jaoh kali, mahal pulak (ih,batak kali aku ya). Jadinya di rumah pakde aja, ngumpul sama keluarga yg tinggal di Bandung. It’s ok lah…
Anak kosan ku pada pulang semua nya..g semua dink,,si Mira nggak,, ada yg ke Jakarta, Cirebon, Bogor,, lha aku? minggat ke pakde ku di Pasteur..^^
oia,, tadi aq liat peristiwa “pembunuhan” (baca: qurban) di dkt rumah pakde.. sapi nya si pakde yg jadi korban..
ini nih potonya..

ini nih si sapi yg rela di "qurban" in
ada juga video ny (baca : pidio)
begh,,teu tiasa di upload,,format nya mp4 si.. padahal seru loo.. mau? nanti di bluetooth.in ja yah
Selamat Hari Raya Idul Adha. Berbagi Kebahagiaan dengan Sesama. yuuk
Seorang pria yang bertamu ke rumah Sang Guru, dan dia tertegunkeheranan. Dia melihat Sang Guru sedang sibuk bekerja; ia mengangkutiair dengan ember dan menyikat lantai rumahnya keras-keras. Keringatnyabercucuran deras. Menyaksikan keganjilan ini orang itu bertanya, “Apayang sedang Anda lakukan?”Sang Guru menjawab, “Tadi saya kedatangan serombongan tamu yang memintanasihat. Saya memberikan banyak nasihat yang bermanfaat bagi mereka.Merekapun tampak puas sekali. Namun, setelah mereka pulang tiba-tiba sayamerasamenjadi orang yang hebat. Kesombongan saya mulai bermunculan. Karenaitu,saya melakukan ini untuk membunuh perasaan sombong saya.”Sombong adalah penyakit yang sering menghinggapi kita semua, yangbenih-benihnya terlalu kerap muncul tanpa kita sadari. Di tingkatterbawah,sombong disebabkan oleh faktor materi. Kita merasa lebih kaya, lebihrupawan, dan lebih terhormat daripada orang lain.Di tingkat kedua, sombong disebabkan oleh factor kecerdasan. Kita merasalebih pintar, lebih kompeten, dan lebih berwawasan dibandingkan oranglain.Di tingkat ketiga, sombong disebabkan oleh factor kebaikan. Kita seringmenganggap diri kita lebih bermoral, lebih pemurah, dan lebih tulusdibandingkan dengan orang lain.Yang menarik, semakin tinggi tingkat kesombongan, semakin sulit pulakitamendeteksinya. Sombong karena materi sangat mudah terlihat, namunsombongkarena pengetahuan, apalagi sombong karena kebaikan, sulit terdeteksikarenaseringkali hanya berbentuk benih-benih halus di dalam batin kita.Akar dari kesombongan ini adalah ego yang berlebihan. Pada tataran yanglumrah, ego menampilkan dirinya dalam bentuk harga diri (self-esteem)dankepercayaan diri (self-confidence). Akan tetapi, begitu kedua hal iniberubah menjadi kebanggaan (pride), Anda sudah berada sangat dekatdengankesombongan. Batas antara bangga dan sombong tidaklah terlalu jelas.Kita sebenarnya terdiri dari dua kutub, yaitu ego di satu kutub dankesadaran sejati di lain kutub. Pada saat terlahir ke dunia, kita dalamkeadaan telanjang dan tak punya apa-apa. Akan tetapi, seiring denganwaktu,kita mulai memupuk berbagai keinginan, lebih dari sekadar yang kitabutuhkan dalam hidup. Keenam indra kita selalu mengatakan bahwa kitamemerlukan lebih banyak lagi.Perjalanan hidup cenderung menggiring kita menuju kutub ego. Ilusi egoinilah yang memperkenalkan kita kepada dualisme ketamakan (ekstrem suka)dankebencian (ekstrem tidak suka). Inilah akar dari segala permasalahan.Perjuangan melawan kesombongan merupakan perjuangan menuju kesadaransejati.Untuk bisa melawan kesombongan dengan segala bentuknya, ada duaperubahanparadigma yang perlu kita lakukan. Pertama, kita perlu menyadari bahwapadahakikatnya kita bukanlah makhluk fisik, tetapi makhluk spiritual.Kesejatiankita adalah spiritualitas, sementara tubuh fisik hanyalah sarana untukhidupdi dunia. Kita lahir dengan tangan kosong, dan (ingat!) kita pun akanmatidengan tangan kosong.Pandangan seperti ini akan membuat kita melihat semua makhluk dalamkesetaraan universal. Kita tidak akan lagi terkelabui oleh penampilan,label, dan segala “tampak luar” lainnya. Yang kini kita lihat adalah“tampak dalam”. Pandangan seperti ini akan membantu menjauhkan kita dariberbagai kesombongan atau ilusi ego.Kedua, kita perlu menyadari bahwa apa pun perbuatan baik yang kitalakukan,semuanya itu semata-mata adalah juga demi diri kita sendiri. Kitamemberikansesuatu kepada orang lain adalah juga demi kita sendiri.Dalam hidup ini berlaku hukum kekekalan energi.Energi yang kita berikan kepada dunia tak akan pernah musnah. Energi ituakan kembali kepada kita dalam bentuk yang lain. Kebaikan yang kitalakukan pasti akan kembali kepada kita dalam bentuk persahabatan, cintakasih, makna hidup, maupun kepuasan batin yang mendalam. Jadi, setiapberbuat baik kepada pihak lain, kita sebenarnya sedang berbuat baikkepada diri kita sendiri.Kalau begitu, apa yang kita sombongkan?http://www.kapanlagi.com/clubb…
wuduh,, g krassa nih,, bsk kita udah UAS yak
brati,,brati,, bridging nya dah mau abis yah
fuih,, tinggal uas, test pnempatan trus outbound,,
truss pulang !!!
ah,aku rindu medan
ingat, rabu ujian kimia,, tentang as.bas n termodinamika
kamis, i Allah fisika,, dari modul 3
jumat, matematika,, blum tau dr mana
SEMANGAD!!!!!!!
ITB!
ALLAHUAKBAR!!!
yup,,tlah berlalu..bagi kalian
tak bagiku..
aku belum uts lo..kemaren aku sakit tipus (gini ya nulisnya)
sama sekali belum, yg lain uda pada tau nilai”nya
eh,aku gigit jari karna ujian aj belom
kt”nya nilai uts g ngaruh buat fakultas kita nanti ya..
good lah,,insyaAllah senin dpn mau borong uts
kalian yang uda uts…asik yo,,ayo semangad teruuuus
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
Yang ikut corat coret