7 tahun silam

Banda Aceh, 2004

masihkan teringat peristiwa besar yang mengguncang dunia terjadi 7 tahun silam. ya. Gelombang ombak yang sangat besar menghantam ujung pulau sumatra kita, Aceh.

saat tsunami terjadi saya masih duduk di kelas 3 SMP, masih kecil banget yak (dibandingkan sekarang :P)

saat itu gempa berkekuatan 8,9 SR yang mengguncang Aceh juga terasa hingga ke Medan, ke kota saya tinggal, ke sofa yang sedang saya duduki waktu itu. tak terlalu kencang memang, tapi cukup membuat banyak orang panik dan berhamburan ke luar rumah. di Medan aja kayak gitu, yang di Acehnya gimana lagi coba?

gempa berkekuatan mega besar tersebut lah yang akhirnya memicu gelombang giga besar menyapu daerah pesisir Aceh. Meulaboh, yang juga hometown ibu saya, rata sama tanah. Gajelas lagi bentuknya gimana. Tsunami Aceh memakan korban ratusan ribu jiwa. Termasuk di dalamnya puluhan orang yang merupakan keluarga dari ibu saya.

Benar-benar maha dahsyat. benar-benar merasa manusia itu hanyalah makhluk yang kecil..kecil sekali bahkan

Nenek saya -yang menjadi korban selamat tsunami Aceh- pernah menceritakan kejadian tersebut. Membuat bulu roma berdiri. ini benar benar kuasaNya

dan benar saja. tsunami aceh ini sangat perlulah kita renungkan, bahwa kita, manusia, dimanapun berada harus senantiasa mengingat “waktu” kita. semoga dapat diambil pelajaran berharga.

mari luangkan waktu sejenak mendoakan para korban.

wallahu’alam🙂

 

*owyah, film yang baru baru ini saya tonton “Hafalan Shalat Delisa” berlatar belakang tentang kejadian tsunami Aceh. Must see! 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s