macet ?

Sebagai penghuni jalan Tubagus Ismail, emm maksud saya Sadang Serang (Bandung), macet adalah rutinitas sehari-hari. ampun deh, jam stengah tujuh, jam stengah sembilan, itu puncak puncaknya macet. Kenapa? as u know, sekitaran daerah situ emang tempat kos-kosan buat mahasiswa ITB, dan entah mengapa kebanyakan penghuni jalan itu pada kuliah jam tujuh atau jam sembilan. jadilah jalan Tubagus Ismail macet dari Tubagus 1 sampeee Tubagus 5. Lumayan panjang loh, lima ratus meter ada ga sih?

Perbincangan saya dan Ratna tadi pagi, agaknya ingin memberikan sedikit solusi tentang kemacetan yang hampir kami lalui bersama setaun terakhir ini. Kalo kita runut-runut, sumber kemacetan itu adalah Pasar Simpang Dago yang jaraknya satu kilo meter dari kosan saya? (am I true?) . Nah di Pasar Simpang ini banyak kendaraan berhenti “seenaknya” . Ada 3 jenis angkot yang melewati daerah ini. Saya sebutin satu-satu ya, satu-angkot biru Caringin-Sadang Serang, satu-angkot ijo Kalapa-Dago, satu-angkot putih Panghegar-DU. (kok satu semua? iyalah kan tadi saya bilang mau nyebut satu satu #plak #gapenting #lanjut). oke totalnya ada 3  macem

Si angkot ini nih, hobinya berhenti sembarangan, yang di pinggir ada, yang di tengah ada yang di belokan pun ada. macem-macem. si aktivitas angkot yang unpredictable ini nih yang bikin pengguna jalan lain pun ikut terhenti geraknya. emm, mudahnya, karena angkot berhenti tengah jalan, otomatis kendaraan di belakangnya ikut berhenti kan, dan belakangnya lagi dan belakangnya lagi. See? ditambah lagi sama banyaknya penjual yang bergelimpangan yang make badan jalan. Jalan semakin sempit, harusnya bisa buat 4 ruas, malah tinggal 3 ruas. Ditambah angkot yang suka berhenti sembarangan, jadi tinggal 2 ruas efektif. Itu pun satu ruas paling kanan sering kejebak lampu merah. nah tinggal satu ruas jalan nih yang nyisa, buat menampung begitu buanyaknya kendaraan. oh my god.

Buat pedagang yang “tumpah” ke badan jalan, jujur saya gatau harus begimane. Kalo lampu merah jelas ga bisa disalahin. Nah kalo buat angkot yang suka berhenti sembarangan, saya pun ga punya hak buat nyalah-nyalahin. Wong dia berhenti gara-gara penumpangnya yang bilang “kiri”.  aha! saya melihat sedikit celah dari perilaku angkot ini.

Ya, angkot berhenti tengah jalan ada dua alasannya. Satu ngetem, satu lagi karena ada penumpang yang hendak naik atau turun. sepanjang hari-hari saya bersama angkot (kurang lebih dua tahun), penumpang banyak yang naik dan turun di simpang. dan, ya taulah angkot, dia ga bisa minggir mbok ya ke kiri dikit, tapi yaudah aja berenti di tengah-tengah jalan itu, bikin kendaraan di belakangnya pun terpaksa berhenti. jadi salah angkot? hmm, gabisa dibilang gitu juga. meski kadang kadang nyebelin, saya punya pengalaman indah bersama angkot angkot ini, apa itu? ini dia nyehehehehe

Seandainya saya supir angkot, kalo ada penumpang yang bilang “kiri”, otomatis saya berhenti dong, waktunya dapat duit. pun, ketika ada calon penumpang yang menunjukkan jarinya di pinggir jalan, ya pasti saya berhenti, hendak menaikkan si penumpang itu. nah mungkin di sisi ini, kita sebagai penumpanglah seharusnya yang lebih bijak. Jangan berhenti di simpang, agak ke depan dikit lah, depan circle-K gitu, kalo mau naik atau turun disana juga relatif lebih aman, karena ga banyak motor dari arah belakang kita, juga lebih sepi karena udah one step ahead from traffic light.

“Aduh kan jauh”

nggak kok, ga jauh, deket ih. tinggal jalan dikit, kan? buat mengatasi macet emang butuh kerjasama dari semua pengguna jalan, yang mungkin bisa saya lakukan -sebagai penumpang setia angkot- salah satunya dengan membuang sampah pada tempatnya (?) yaitu dengan berhenti dan naik angkot agak jauhan dari lampu merah, mungkin posisi paling uenak di deket Circle-K. mulai dari yang kecil, mulai dari diri sendiri-dan mulai dari sekarang. yuk. Semoga Bandung menjadi lebih baik..amiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s