Komposter Takakura

Sekilas tentang TAKAKURA..

Keranjang pengomposan metode TAKAKURA ini pertama kali dikembangkan dan diperkenalkan oleh salah satu organisasi di kota Surabaya yang bernama PUSDAKOTA (Pusat Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan) Surabaya. Nama TAKAKURA sendiri merupakan nama seorang Professor dari Jepang yang membantu riset dan pengembangan model pengomposan rumah tangga dan sekolah. Untuk menghargai jasa beliau, maka namanya diabadikan menjadi nama model keranjang pengomposan yang telah dipatenkan oleh PUSDAKOTA.

Mengapa anda perlu mengompos ?

  1. Mengompos secara benar akan mencegah sampah organis anda menimbulkan bau tak sedap dan menjadi tempat berkembang biak bibit penyakit.
  2. Sampah organis umumnya mencakup 50% sampah rumah tangga, hanya dengan mengompos, anda telah mengurangi 50% sampah anda. Bayangkan bila semua rumah tangga melakukan hal ini. Milyaran dana akan dihemat oleh setiap kota untuk membiaya transportasi sampah, pengelolaan Tempat Penyimpanan Sampah dan mengatasi berbagai dampak lingkungan dari kedua kegiatan tersebut.
  3. Dengan mengompos anda dengan sendirinya akan memisahkan sampah non organis (plastik, logam, kaca) dari sampah organis. Manfaatnya :
    1. Tingkat daur ulang dan biaya daur ulang sampah non organis akan meningkat signifikan. Serahkanlah sampah non organis pada para pemulung. Diperkirakan, dengan bantuan para pemulung, anda akan mengurangi sampah non organis sampai 20%-30%. Artinya bersama dengan kegiatan mengkompos anda telah mengurangi masalah sampah sampai 70% sampai 80%!
    2. Proses pembusukan sampah organis yang bercampur dengan sampah non organis akan mendorong lepasnya racun-racun dari sampah plastik dan batu baterai.
  4. Mengurangi pencemaran ke sungai-sungai atau air tanah.
  5. Membantu mencegah pemanasan global, karena dalam kompos sebagian besar karbon dari sampah anda tidak terlepas ke udara (sebagai CO2 atau CH)
  6. Dan…
  7. tentu saja KOMPOS yang anda hasilkan dari kegiatan ini akan menjadi mitra anda untuk berkebun tanpa pupuk kimia. Atau, kalaupun anda membuangnya, kompos akan menambah kesuburan tanah.

Apa Keunggulan keranjang Takakura ?

keranjang takakura saya di rumah

keranjang takakura saya di rumah

  1. Praktis dan murah. Kebanyakan metoda pengkomposan lainnya harus dilakukan di luar ruangan.
  2. Ukuran keranjang relatif kecil tetapi kinerjanya tinggi : mampu mengkompos dengan cepat dan kecil kemungkinan terjadi bau. Walaupun ruang yang disisakan untuk mengkompos hanya 1/3 wadah, tetapi wadah akan penuh paling cepat 2-3 bulan, untuk masukan 1-2 kg sampah per hari dengan jumlah anggota keluarga 5-7 orang.
  3. Alat dan bahannya mudah diperoleh, anda bahkan dapat membuat sendiri keranjang Takakura yang baru dengan relatif mudah.

Apa yang dapat diolah dengan keranjang Takakura ?

Pada dasarnya keranjang Takakura dapat digunakan untuk mengkompos semua bahan organis.

Bahan organis adalah : semua bahan yang berasal dari hewan dan tumbuhan. Ini kira-kira mencakup 50% sampah di rumah anda.

Keranjang Takakura dirancang terutama untuk mengolah sampah sisa-sisa makanan, termasuk berbagai sisa bahan pada saat memasak. Anda dapat memasukkan sedikit sampah kebun seperti daun-daunan atau batang lunak

Contoh Jenis-jenis sampah organik yang dapat dimasukkan :

  1. Sampah sayur baru ayau sayur basi
  2. Sisa nasi basi dan sisa makanan pagi, siang/malam
  3. Sampah buah (anggur, kulit jeruk, apel dll) kecuali kulit buah yang keras
  4. Sampah ikan laut atau ikan tawar dan daging dapat diolah tapi jumlahnya jangan sampai terlalu banyak.

Bagaimana dengan sampah kebun?

Sampah kebun dapat dimasukkan ke dalam keranjang Takakura dalam jumlah terbatas. Hal ini karena sampah kebun umumnya membutuhkan waktu penguraian lebih lama dari sisa makanan, khususnya yang keras. Sehingga memasukkannya dalam jumlah banyak, membuat keranjang menjadi cepat penuh.

Ini bukan karena keranjang takakura tak mampu mengolah sampah kebun,

tetapi karena keranjang takakura yang umum digunakan umumnya relatif kecil. Bila anda memiliki kebun besar, disarankan mengolah sampah kebun di kebun anda. Sampah kebun dengan tingkat kekerasan mirip dengan sayuran dapat diolah dengan keranjang takakura, seperti mengolah sampah sisa makanan,

Daun Pisang dan Kulit Durian

Meskipun tergolong ke dalam jenis sampah organik, namun dalam jumlah cukup banyak (dominan) tidak direkomendasikan untuk dimasukkan ke dalam keranjang Takakura. Struktur seratnya yang laot (daun pisang) dan ukuran besar serta keras (kulit durian) lebih lama diurai dalam komposter ini.

Sampah jenis ini jika dibiarkan di luar tanpa perlakuan apapun umumnya fasenya mengering (tanpa menimbulkan bau), kemudian rapuh dan hancur terurai. Fase-fase ini terjadi dengan waktu yang lebih lama dibanding jenis sampah organik sisa makanan lainnya seperti nasi, sayuran dan sejenisnya.

Berdasarkan fase-fase di atas amak kedua jenis sampah ini tidak mendesak untuk dimasukkan ke dalam komposter Takakura. Namun demikian, jika anda memiliki komposter skala yang lebih besar (misal : komposter komunal, maupun lobang komposter pekarangan) sebaiknya daun pisang dimasukkan ke dalam komposter jenis tersebut.

Jenis sampah lainnya

Kulit telur Dapat dimasukkan ke keranjang Takakura dan akan berguna dalam meningkatkan kadar mineral kompos.

Saran : usahakan menghancurkan kulit telur lebih dulu. Bisa dengan memukul-mukulnya dengan sekop yang telah disediakan.,

Tulang Tulangnya sendiri tidak dapat diolah dalam keranjang takakura, karena merupakan bahan organik yang keras. Tapi daging dan tulang rawan yang menempel di tulang dapat diolah.

Saran :

Ø  Masukkan tulang segar ke keranjang Takakura, dan ambil kembali setelah daging yang menempel di tulang telah hilang. Buang bersama sampah anorganis.

Ø  Berikan tulang kepada hewan peliharaan anda

Ø  Ada pemulung yang menerima tulang untuk dijual kembali kepada pembuat makanan hewan. Tanyakan pada pemulung di sekitar rumah anda.

*semua tulisan ini dikutip dari Buku Manual Penggunaan Komposter Metode Keranjang Takakura* yang ijo di gambar atas

Perawatan Takakura dapat dilihat disini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s