Kisah Sang Pengepul Barang Bekas

Tugas pertama sebagai detektif

Cerita hasil survey 1 feb 2015 lalu…

Adalah Bapak Erman, sang pengepul barang-barang bekas sejak lebih dari 30 tahun lalu. Lapak Bp. Erman terletak di Jl. Dr. Rum, Kecamatan Cicendo, Bandung. Tidak jauh dari Istana Plaza. Lapak ini menerima 4 macam barang bekas, yaitu : Kardus, Duplex, Koran dan Kertas HVS. Untuk kardus, Koran dan kertas HVS dihargai Rp. 1.300/kg, sedangkan untuk duplex dihargai Rp. 400/kg. Lapak ini beroperasi setiap hari mulai pukul 09.30 – 14.00. Setiap hari lapak ini bisa menghasilkan 3 kwintal barang bekas, selanjutnya barang barang in iakan diangkut ke pabrik kertas Papyrus di Jl. Banjaran, Bandung.

Dalam usahanya, Bp. Erman dibantu oleh 4-5 anggota pengumpul barang bekas yang menggunakan gerobak. Para pemulung ini mengumpulkan barang bekas dari kantor atau dari rumah, mereka juga bisa dipanggil ke rumah untuk nantinya mengambil barang bekas kita. Bahkan salah satu pemulung mengaku pernah mengambil barang hingga ke Cimahi.

Dari usaha sederhana ini Bp. Erman bisa menyekolahkan anak pertamanya hingga lulus sarjana dan sekrang telah bekerja di salah satu BUMN ternama. Alhamdulillah🙂

*tim detektif bebas sampah id*
Bp. Erman dan anggota

Bp. Erman (kiri atas bawah) dan anggota (kanan atas bawah)

Perawatan Takakura

Panduan Penggunaan Keranjang 

  1. Buka keranjang Takakura, kain penutup dan bantalan sekam
  2. Memasukkan dan mengubur Sampah

Gali kompos, dengan sekop kecil yang disediakan, tepat di tengah kompos yang sudah jadi, sehingga terbentuk lubang. Sesuaikan ukuran galian dengan jumlah sampah yang akan dimasukkan.

Masukkan sampah organis yang akan anda kompos, kemudian timbun sampah tadi dengan menggunakan kompos yang ada di tepian lubang. Sehingga sampah tertutupi dengan kompos yang sudah jadi.

Untuk mempercepat dan mempermudan proses pengomposan, anda disarankan untuk memotong-motong dulu sampah organis menjadi sepanjang 1-2 setimeter. Ini bukan keharusan, tetapi saran untuk mempercepat proses pengolahan.

  1. Menutup kembali keranjang Takakura

Tutup kembali bantal sekam, kain penutup dan penutup keranjang.

Bantalan sekam dan kain berfungsi mencegah lalat masuk dan bertelur didalam keranjang pengolahan sampah yang dapat menimbulkan belatung. Bila telur lalat sempat terbawa pada sampah yang dimasukkan ke dalam keranjang, penutup ini mencegah lalat keluar dari keranjang dan akan mati di dalam keranjang. Dengan kedua alat ini, penutupan terjadi, tetapi udara tetap dapat keluar masuk. Continue reading

Komposter Takakura

Sekilas tentang TAKAKURA..

Keranjang pengomposan metode TAKAKURA ini pertama kali dikembangkan dan diperkenalkan oleh salah satu organisasi di kota Surabaya yang bernama PUSDAKOTA (Pusat Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan) Surabaya. Nama TAKAKURA sendiri merupakan nama seorang Professor dari Jepang yang membantu riset dan pengembangan model pengomposan rumah tangga dan sekolah. Untuk menghargai jasa beliau, maka namanya diabadikan menjadi nama model keranjang pengomposan yang telah dipatenkan oleh PUSDAKOTA.

Mengapa anda perlu mengompos ?

  1. Mengompos secara benar akan mencegah sampah organis anda menimbulkan bau tak sedap dan menjadi tempat berkembang biak bibit penyakit.
  2. Sampah organis umumnya mencakup 50% sampah rumah tangga, hanya dengan mengompos, anda telah mengurangi 50% sampah anda. Bayangkan bila semua rumah tangga melakukan hal ini. Milyaran dana akan dihemat oleh setiap kota untuk membiaya transportasi sampah, pengelolaan Tempat Penyimpanan Sampah dan mengatasi berbagai dampak lingkungan dari kedua kegiatan tersebut.
  3. Dengan mengompos anda dengan sendirinya akan memisahkan sampah non organis (plastik, logam, kaca) dari sampah organis. Manfaatnya :
    1. Tingkat daur ulang dan biaya daur ulang sampah non organis akan meningkat signifikan. Serahkanlah sampah non organis pada para pemulung. Diperkirakan, dengan bantuan para pemulung, anda akan mengurangi sampah non organis sampai 20%-30%. Artinya bersama dengan kegiatan mengkompos anda telah mengurangi masalah sampah sampai 70% sampai 80%!
    2. Proses pembusukan sampah organis yang bercampur dengan sampah non organis akan mendorong lepasnya racun-racun dari sampah plastik dan batu baterai.
  4. Mengurangi pencemaran ke sungai-sungai atau air tanah.
  5. Membantu mencegah pemanasan global, karena dalam kompos sebagian besar karbon dari sampah anda tidak terlepas ke udara (sebagai CO2 atau CH)
  6. Dan…
  7. tentu saja KOMPOS yang anda hasilkan dari kegiatan ini akan menjadi mitra anda untuk berkebun tanpa pupuk kimia. Atau, kalaupun anda membuangnya, kompos akan menambah kesuburan tanah.

Continue reading

New Page

fuuh fuuuuh

(meniup debu di blog ini, kemudian ambil sapu dan pel karna debunya terlalu tebal)

sudah hampir 191 hari blog ini jablay *euleuh*

let’s go back to travel write!

dimulai dengan fakta pariwisata Indonesia terkini, yang saya cuplik dari http://insanwisata.com/peluang-pengembangan-pariwisata-di-indonesia/

monggo🙂

Indonesia memiliki keanekaragaman kekayaan yang dijadikan potensi dalam pengembangan pariwisata. Berikut ini adalah beberapa keunggulan Indonesia yang dihimpun dari berbagai sumber.

1129459-peta-indonesia-620X310

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri atas 17.504 pulau (termasuk 9.634 pulau yang belum diberi nama dan 6.000 pulau yang tidak berpenghuni). Di antara pulau-pulau tersebut, tiga dari enam pulau terbesar di dunia ada di Indonesia, yaitu Kalimantan (pulau terbesar ketiga di dunia dengan luas 539.460 km2), Sumatera (473.606 km2), dan Papua (421.981 km2).

  • Indonesia adalah negara maritim terbesar di dunia dengan perairan seluas 93.000 km2 dan panjang pantai sekitar 81.000 km2 atau hamper 25% panjang pantai di dunia.
  • Dalam spesies ikan, Indonesia mempunyai spesies ikan hiu terbanyak di dunia, yaitu sebanyak 150 spesies.
  • Indonesia merupakan negara megabiodiversity kedua di dunia. Sebagai salah satu contoh, Indonesia memilikibiodiversity anggrek terbesar di dunia (6.000 jenis anggrek), dari yang terbesar seperti Anggrek Macan (Grammatophyllum speciosum) sampai yang terkecil, termasuk anggrek hitam yang langka dan hanya terdapat di Papua.
  • Dalam hal kekayaan fauna, terdapat binatang purba yang masih hidup, komodo, yang merupakan kadal terbesar dan satu-satunya di dunia dengan panjang yang mencapai tiga meter dan beratnya dapat mencapai 90 kilogram, yang terdapat di Pulau Komodo Nusa Tenggara Timur.
  • Kekayaan alam bawah lautnya yang juga tidak kalah menarik. Alam bawah laut Wakatobi (Sulawesi Tenggara) memiliki 750 spesies karang dari 850 spesies yang ada di dunia. Dibandingkan dengan Red Sea yang hanya memiliki 200 spesies dan Karibia yang hanya memiliki 70 spesies. Bahkan lebih dari 2000 jenis ikan dan 500 jenis terumbu karang (The Coral Triangle

Hei semoga saya istiqomah menulis, se-engga-nya satu tulisan sebulan. tentang apapun. corat coret aja, duin🙂      see ya!

Hujan di tanggal lima

Cimahi, 13.22, siang hari

hujan. aku. di kantor.

(sumber : google)

(sumber : google)

 

Hujan saat mustajab untuk berdoa,maka berdoalah..

Terima kasih kepada seluruh keluarga, kerabat, teman-teman yang mendoakan saya hari ini. Semoga doa-doa indah yang teruntai tak hanya diaamiini manusia, tapi juga para malaikat. Semoga doa-doa tersebut kembali kepada yang mendoakan.

Jazakallah khair^^

hujan siang ini, hujan di tanggal lima bulan Juni, semoga mendatangkan keberkahan dan kebermanfaatan

“Ya Allah, turunkan pada kami hujan yang bermanfaat”

 

dua puluh tiga tahun dwina

dua puluh tiga tahun dwina

 

kaca mana kaca

 

sering banget rasanya kejadian..

merasa lebih baik dari orang lain?

hey, hello

#kacamanakaca

saya aja yang gatau..ga ada hak deh rasanya ngejudge orang..ga pantes ga panteees

#siniindongkacanya

urusan saya adalah memperbaiki diri agar lebih baik, ga ada urusan buat nganggap yang lain lebih ga baik

….

Aw Aw Prau

-apa deh duin judulnya -_- cuma supaya easy listening aja kok, saya ga ada ide lain selain aw aw itu :p

coco

Kisah 4 orang yang tadinya ga saling kenal (oke, saya kenal sama 3 orang itu). Kejar-kejaran bis di terminal, persaingan ketat, yang akhirnya dapet 4 kursi buat kita. Ban bocor di jalan raya bypass sampe kecoa di gorden bis (zzz).

Plan yang ga sesuai ama rencana. Rombongan Jakarta yang gajelas dimana berada. Pas di angkot, ketemu ranger dengan kalimat saktinya “Dari mana, mbak?” mengantarkan kita menuju Komplek Candi Arjuna, Talaga Warna, Batu Pandang, banyak Goa, Mi Ongklok (ini mirip mi koclok dari Cirebon), sampai ketemu Rizi si bocah gimbal. Ketemu temen baru dari Bogor. Ikut ikut narsis pake tongsis. Wkwkwk

Kirain saya ga akan mandi 3 hari, eh malah jadi piknik cantik ^^ Menikmati sensasi dinginnya air Dieng (buat mandi), kayak keluar dari kulkas ._. dan hey, ada 2 ikan mas berenang di dalam bak mandi, kok bisa ya dia hidup di sana.

Tadinya mau camp beratapkan seribu bintang, jadinya nginep di rumah ranger, dengan halaman langsung menghadap Gunung Prau. Bulan purnama. Dia indah banget malam itu. Thxgod! Jam satu malam ditelpon sama geng Jakarta, katanya tunggu di pinggir jalan. Masih setengah sadar, disambut angin malam Dieng, yang bikin gemelutukan. Dan pada akhirnya kita ber-4 aja yang ke Prau, sisanya nyusul besok hari. Haha.

Perjalanan jam 3 pagi kita yang diterangi bulan purnama. Walau jalan kayak siput. Akhirnya tiba di 2565 mdpl dalam waktu 1 jam 37 menit. Lumayan cepet. Sepanjang jalan disuguhi city lights dan bintang-bintang. Indah. Indah. Nyampe di atas, rame coy, maklumlah long weekend. Berjejeran berbagai warna tenda, harusnya tenda kami salah satunya, lah tapi kan ga sesuai plan awal, jadi ya..santei we ^^

Di rumah ranger aja dinginnya kayak apa, apalagi di atas sini yah huuuii.

Setelah ambil spot yang enak, yang dinanti nanti muncul. Sang mentari mulai menampakkan cahayanya, mula mula semburat kuning dan biru muda, pink-peach, dan..golden sunrise. Oh ini toh.. subhanallah cantiknya..

Pesonanya yang begitu indah. Di puncak Gunung Prau 2565 mdpl Continue reading

pesan si wawak…

Sebuah pesan masuk ke hp saya sore ini..

 

Waak, sebelumnya maap bukannya akyu sok-sokan😀 cuma mau sharing dikit melihat ngebetnya dikau pengen naik😀

Naik gunung sebenernya ga se-wow yang dibayangkan. Resikonya banyak bgt. Mulai dari hypotermia, jatoh ke jurang, ketiban pohon tumbang, digigit ular, nyasar, disambar petir, dsb. bukannya ngelebih-lebihin. Tapi itu beneran.

Kemarin bgt pas ke sumbing di tim ku ada yang kepleset ke jurang pas mau ke summit. Nggak tau apa jadinya kalo tangannya ga refleks ditarik sama temenku.

Pas mau summit ke ciremai, pohon yang kita lewati tiba-tiba tumbang. Alhamdulillah ga tumbang pas kita lewat.

Pas mau naik slamet, ada pendaki yang hilang padahal dia udah sering naik. Kita nungguin 6 jam di pos ga boleh naik sampai dia ketemu, kita ikut ngeliat kondisinya, astaghfirullah. Luka dimana-mana. Bener bener sayangnya Allah dia bisa selamat, padahal udah ilang 4 hari tanpa makanan, minuman, jaket, senter, pake jeans, tanpa logistik apapun kecuali hp.

Pas ke semeru, rombongan sebelahku ada yang hypo ama asma, SAR yang dari bawah bawa-bawa oksigen, mbaknya digotong ke bawah. Alhamdulillah selamat.

Pesanku cuma, lurusin niat lagi kalau mau naik. Jangan cuma terpancing sama poto-poto orang dengan latar belakang awan atau golden sunrise. jangan cuma terpancing sama cerita seru orang lain. Memang iya, cerita dan pengalaman yang didapat benar benar “wow” dan bikin sekangen itu.

Memang iya pertolongan Allah selalu ada. Tapi kita juga harus realistis. Jangan pernah ngandelin orang. Jangan pernah mikir “Ah, aman kok. Ada dia ini, udah sering naik, pasti dijagain” atau “Ah..ntar disana juga bakal ketemu pendaki lain” atau “Ah, dia aja bisa, masa gue engga?”

jangan pernah mikir gitu.

Fisik orang beda-beda. mungkin orang lain kuat, bisa jadi kita lemah. Jodoh ornag juga beda-beda. Bisa jadi orang lain ketemu malaikat, kita dapetnya temen setim yang egois. Jadi benar-benar siapin fisik. sebelum naik setidaknya harus tau akses, trek, sama tipikal gunung yang mau dinaikin. Sadari kemampuan sendiri. Sebisanya kita naik tanpa ngerepotin orang lain. Walaupun pertolongan selalu ada insyaAllah.

 

Lurusi niat lagi. Kenali kemampuan diri sendiri. Dan persiapan yang lebih matang😉

 

Happy nanjak!

Note : kalo kata pichan, puncak itu adalah tempat dimana kamu berpijak. Hehe. 

Jangan terpaku sama puncak😉 kalo kata abang lokal, kebersamaan itu lebih penting😀

Maap ya cerewet panjang lebar, cause i love you❤

 

original message from Vega, si pendaki ulung,sahabat saya, ketika saya hendak mendaki Gunung Guntur *itu pun kalo jadi

ailopyutu vek :’) *speechless *lurusin niat!!!

patrick n spongebob

a misty Burangrang

Hiking kali ini, kita pilih Gunung Burangrang yang waktu tempuh ke puncaknya cukup pendek, sekitar 3-4 jam. Burangrang, terletak di daerah Cisarua, Bandung. Dari terminal Ledeng kira-kira 45 menit lagi, dekat dengan tempat main baru, Dusun Bambu😀 Kali ini saya coba nulisnya digabung sama itinerary kasar ya.

06.00 am @ meeting point

Meeting Point di Indomaret sebrang Terminal Ledeng. Buat yang bawa kendaraan bisa parkir di UPI.

Berhubung pada belum kenal semua, jadi saling curiga.saya sendiri cuma kenal beberapa, Cuma 5 orang dari total 11 peserta. Beberapa orang itu juga saya kenalnya dari hiking random ke Gn. Rakutak beberapa bulan lalu

Dan ketika pada tunggu-tungguan di sana…datanglah seorang pemuda, liat dari kostumnya sih kayaknya mau hiking, hm

“Bu Rangrang ya?” katanya tetiba kepada kami bertiga.

“eh iya iya” jawab Isna

Oh. Ini salah satu peserta hiking hari ini, namanya Iqbal, anak kimia juga sama kayak Miranti dan irika.

“Rang- Rang ga ikut, ini Bu Isna, Bu Ayu, dan Bu Cici” jawab saya, ngasal😛

Cara perkenalan yang aneh…

Continue reading

Ayam Asam Manis

Salah satu menu yang pas buat sarapan🙂

Bahan :

  1. Ayam fillet, potong kecil sesuai selera
  2. Tomat, potong sesuai selera
  3. Bawang Bombay, iris tipis
  4. Bawang putih, cincang
  5. Saus Tomat
  6. Tepung Maezena
  7. Kacang Polong
  8. Air
  9. Gula
  10. Garam
  11. Royco (kalo mau)

Cara Membuat :

  1. Tumis bawang putih dan bawang Bombay di atas wajan yang telah diber minyak panas
  2. Setelah setengah layu,  masukkan tomat dan saus tomat serta air
  3. Tunggu hingga mendidih
  4. Selagi menunggu, masukkan kacang polong (dari freezer) ke air mendidih. Bisa juga sambil potong ayamnya
  5. Masukkan kacang polong ke dalam wajan, aduk rata. Tambahkan garam dan gula, serta royco sesuai selera.
  6. Agar air nya agak kental, tambahkan tepung maizena. Nah tepung maizena jangan dimasukkan seperti menaburkan garam, tapi diencerkan terlebih dahulu dengan air hangat, kemudian masukkan ke dalam wajan, aduk rata.
  7. Icip masakannya. Kalau udah oke, masukkan ayam, aduk rata. 3-4 menit. Siap disajikan.

asam

*ayam yang saya pakai digoreng dengan tepung terlebih dahulu, jadi keadaan ayam saat dimasukkan ke bumbu asam manis telah matang, sehingga tidak perlu menunggu waktu lama.

Gampang loh, dan cepat, dan mudah, dan enak (katanya)😀

Happy Trying🙂